
Semangat Raden Ajeng Kartini kembali membara di Akper Patria Husada Surakarta melalui perayaan yang tak hanya meriah, namun juga sarat akan kreativitas dan kesadaran lingkungan. Bagaimana tidak? acara yang didukung oleh Bank Jateng dan ELTI mengusung tema yang unik: peringatan Hari Kartini kali ini menampilkan kolaborasi apik antara seni, inovasi, dan kepedulian terhadap bumi, tercermin dalam beragam perlombaan yang diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa.
Alih-alih sekadar seremonial, Akper Patria Husada menghidupkan nilai-nilai Kartini melalui kompetisi yang menantang dan menginspirasi. Sorotan utama tertuju pada lomba Fashion Show. Kemeriahan terasa dengan digelarnya lomba Fashion Show. Bukan sekadar adu gaya, ajang ini menjadi panggung bagi para mahasiswa untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Indonesia melalui busana. Kreativitas dalam memadupadankan kain tradisional dengan sentuhan modern, serta interpretasi filosofi Kartini dalam setiap tampilan menjadi poin penting yang dinilai oleh para juri. Panggung catwalk seolah menjadi kanvas hidup yang memamerkan keindahan warisan bangsa Indonesia.
Yang tak kalah menarik ada lomba Kreasi Barang Bekas juga. Di sinilah jiwa inovatif dan kepedulian lingkungan para mahasiswa diuji. Barang-barang yang semula dianggap limbah diubah menjadi karya seni yang bernilai guna dan estetis. Botol plastik, kardus bekas, kayu, hingga kertas bekas bertransformasi menjadi instalasi seni, pernak-pernik unik, hingga pakaian yang menawan. Lomba ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya daur ulang dan pengurangan sampah yang merupakan sebuah isu krusial di era global ini.
Semangat kebersamaan dan keceriaan semakin membahana melalui lomba Koreo Jingle dari OKM yang telah dilaksanakan dari beberapa hari sebelumnya. Terlihat dari hasil karya mereka dalam video, para peserta dengan enerjik menampilkan gerakan-gerakan yang kreatif dan sinkron, diiringi oleh jingle yang catchy dan membangkitkan semangat Kartini. Kekompakan tim, originalitas gerakan, dan kemampuan menyampaikan pesan melalui koreografi menjadi daya tarik utama lomba ini. Serta tak kalah seru ada lomba Konten Kreator, di mana para mahasiswa menuangkan ide-ide cemerlang mereka dalam bentuk rekaman digital. Tak hanya sekadar estetika visual, konten yang dihasilkan juga diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan positif dan relevan dengan semangat Kartini di era modern. Inovasi, pesan, orisinalitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi kunci penilaian dalam lomba ini. Melalui lomba ini, diharapkan nilai-nilai Kartini seperti emansipasi, pendidikan, dan kemajuan perempuan dapat disosialisasikan dengan cara yang lebih menarik, relevan, dan mudah diterima oleh mahasiswa dan masyarakat luas.
Direktur Akper Patria Husada Surakarta, Ismi Purwaningsih, S.Kep., menyampaikan bahwa perayaan Kartini kali ini sengaja dirancang untuk tidak hanya mengenang jasa pahlawan emansipasi wanita, tetapi juga untuk mendorong seluruh civitas akademika Patria Husada Surakarta untuk lebih kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. “Acara ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh civitas akademika mengenai semangat perjuangan Kartini dan pentingnya kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, karir, dan sosial. Perlunya menanamkan nilai-nilai Kartini yang relevan dengan tantangan zaman sekarang. Seni dan kreativitas adalah cara yang efektif untuk menyampaikan pesan, dan kesadaran lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya penuh semangat.
Perayaan Kartini di Akper Patria Husada Surakarta ini membuktikan bahwa semangat pahlawan bangsa dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Kombinasi antara seni, inovasi, dan kesadaran lingkungan dalam setiap perlombaan tidak hanya memberikan warna baru dalam peringatan Hari Kartini, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan bumi. Acara ini menjadi pengingat bahwa semangat Kartini akan terus hidup dan berkembang seiring dengan kreativitas dan kepedulian generasi penerus bangsa.

